Melalui Pendampingan Berkelanjutan, Ketua PPM Dede, S.IP dorong Pemberdayaan KWT Puspitajaya

oleh
Ketua Panitia PPM Magister Manajemen Unsil, Dede, S.IP di Acara Puncak kegiatan berlangsung melalui Mini Expo Pengabdian kepada Masyarakat dan presentasi hasil pendampingan pada 1 Agustus 2026 di Aula Terbuka Desa Mekarmukti.

CIAMIS  — Program Studi Magister Manajemen Universitas Siliwangi (Unsil) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) melalui pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspitajaya, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis.

Program yang dimulai pada 27 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya menghadirkan penerapan ilmu manajemen secara langsung untuk membantu pengembangan usaha masyarakat.

Pendampingan Menyasar Lima Aspek

Pendampingan dilakukan secara terintegrasi dengan menyasar lima aspek utama, yakni pemasaran, produksi, sumber daya manusia, keuangan, dan kewirausahaan. Tahapannya meliputi observasi lapangan, identifikasi potensi dan permasalahan, penyusunan program kerja, pelaksanaan pendampingan, hingga penyusunan rekomendasi bagi KWT Puspitajaya.

Puncak kegiatan berlangsung melalui Mini Expo Pengabdian kepada Masyarakat dan presentasi hasil pendampingan pada 1 Agustus 2026 di Aula Terbuka Desa Mekarmukti.

Koordinator Program Studi Magister Manajemen Unsil, Dr. Edy Suroso, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang aplikatif bagi masyarakat.

“Pendampingan kepada KWT Puspitajaya diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan daya saing produk, serta menjadi contoh kolaborasi yang produktif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya.

Dorong Usaha KWT Lebih Berkelanjutan

Ketua Panitia PPM Magister Manajemen Unsil, Dede, S.IP., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak. Menurutnya, pendampingan selama kurang lebih satu bulan menghasilkan sejumlah rekomendasi dan inovasi yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi KWT Puspitajaya dalam mengembangkan usahanya.

“Kami berharap seluruh hasil pendampingan, rekomendasi, dan inovasi yang telah disusun dapat menjadi bekal bagi KWT Puspitajaya untuk terus mengembangkan usahanya, meningkatkan daya saing produk, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Dede.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, pimpinan Pascasarjana Unsil, Camat Cisaga, Kapolsek Cisaga, Danramil Cisaga, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Cisaga, Kepala Desa Mekarmukti beserta jajaran, lembaga desa, serta mahasiswa Magister Manajemen Unsil Angkatan 2025.

Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat membangun sinergi yang semakin kuat dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan usaha berbasis potensi lokal. (im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.